PUISI

MOOLOG FAJAR

Semburat merah di ufuk  timur  

Pudar langit senyap

Hati  telah gelisah

Terhentak seketika

Malapetaka  menyeruak

Berpulang untuk selamnaya

Remuk rasa hati jiwa dan raga

Semula tak percaya

Nyata terjadi

Mendekap dadanya

Berbisik padanya

Ada tanda saling memaafkan

Kini

Tak lagi canda, marah, tawa, cumbu rayu

Tiada lagi manja

Mendekat di sisi raga

Raga telah terdiam dan beku

Dalam derai air mata

Panjatkan doa

Semoga Segala khilaf diampuni

Dalam penantian

Ia Tak akan kembali

Dalam rengkuhan angan

Esok kan jemput

Di keabadian

            Oktober,  2019

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create your website with WordPress.com
Get started
%d bloggers like this: